Kata Kunci  
SELAMAT DATANG DI WEBSITE SATKER PENGEMBANGAN PLP JAWA TENGAH
Rabu, 28 Juni 2017
Berita

Ditulis tanggal : 31 - 05 - 2017 | 00:00:00

Pelayanan sanitasi perlu diprioritaskan, hal ini sejalan dengan Rencana Strategis Nasional melalui RPJMN III 2015 – 2019 menetapkan target pencapaian akses air minum 100%, mengurangi kawasan kumuh hingga 0%, dan menyediakan akses sanitasi layak 100% untuk masyarakat pada akhir tahun 2019, target pencapai anter sebut diberi nama " Gerakan 100 - 0 - 100". Akses 100% sanitasi tersebut menargetkan adanya 15% pemenuhan kebutuhan dasar, serta 85% pemenuhan Standar Pelayanan Minimal(SPM). Terbitnya Undang – Undang No. 18

Ditulis tanggal : 27 - 03 - 2017 | 00:00:00

Kick-Off Nasional baru selesai minggu lalu, minggu ini Kick-Off Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan. Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang telah mendistribusikan target Universal Akses kepada kabupaten/kota. Pada Jumat (24/03), kelompok kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan "Kick-Off meeting Program PPSP Jawa Tengah", di Ruang Rapat Spam Regional, Jl.Gajahmungkur Selatan No. 14 - 16 Semarang, Kota Semarang. Akses Layanan Sanitasi Jawa Tengah pada Tahun 2019 mendatang ditarget sebesar 91% terlayani

Ditulis tanggal : 13 - 03 - 2017 | 00:00:00

Peresmian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik Kawasan Jebres(UNS). Pada tanggal 09 Maret 2017 di UNS Surakarta, telah dilaksanakan oleh dirjen Cipta Karya, sedangkan IPAL tersebut dibangun oleh satker PSPLP Jateng Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR. Pelayanan dan penyediaan sarana dan prasarana sanitasi yang layak dan berkelanjutan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat, tidak terkecuali untuk pemenuhan kebutuhan sarana sanitasi dasar di lingkungan akademik. Sarana sanitasi yang layak dapat mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang

Ditulis tanggal : 23 - 12 - 2016 | 00:00:00

Rabu (14/12) Satker PS Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR melaksanakan kegiatan Workshop Pemutakhiran Data Kinerja Bidang PLP di Hotel Laras Asri Kota Salatiga. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyusun database infrastruktur bidang PLP yang terbangun. Peserta kegiatan tersebut adalah Dinas PU dan Bappeda yang membidangi sanitasi dari setiap Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Acara hari pertama adalah pemberian materi mengenai Pemantauan Kegiatan Bidang Cipta Karya Tahun 2010-2016

Ditulis tanggal : 14 - 12 - 2016 | 00:00:00

Pelayanan Sanitasi merupakan sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, karena menyangkut tuntutan kebutuhan masyarakat untuk hidup sehat. Pelayanan sanitasi di Jawa Tengah masih rendah kualitas dan tingkat pelayanannya baik di perkotaan dan pedesaan. Capaian layanan sanitasi Jawa Tengah sampai akhir tahun 2015 (MDGs) masih jauh dari target yang ditentukan yaitu sebesar 64,5 %. Pemerintah telah bertekad melaksanakan peningkatan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui kualitas pelayanan sanitasi dengan maksud untuk peningkatan derajat kualitas pelayanan kesehatan lingkungan masyarakat. Bidang

Ditulis tanggal : 08 - 12 - 2016 | 00:00:00

Salah satu upaya untuk memenuhi target universal access adalah melalui penyediaan sarana dan prasarana sanitasi layak bagi masyarakat yaitu kegiatan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS). Kegiatan TPS 3R dan SANIMAS yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR mensyaratkan bahwa keterlibatan masyarakat harus sudah ada sejak dari masa perencanaan, pelaksanaan pembangunan sampai dengan operasional dan pemeliharaannya, sehingga di dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan. Untuk mendukung program tersebut, dibutuhkan kegiatan Workshop

Ditulis tanggal : 17 - 11 - 2016 | 00:00:00

Senin (14/11) Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Forum Group Diskussion (FGD) Pendampingan Kelembagaan Bidang PLP Provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 14-15 November 2016, di Grand Wahid Hotel, Salatiga. Kinerja pelayanan pemerintah daerah dalam bidang PLP kepada masyarakat tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan prasarana dan sarana bidang PLP, namun juga aspek peraturan, aspek kelembagaan, aspek keuangan dan aspek peran masyarakat. Prasarana dan sarana bidang PLP yang telah terbangun di daerah

Ditulis tanggal : 08 - 11 - 2016 | 00:00:00

Bidang persampahan sebagai salah satu sektor sanitasi memiliki permasalahan yang cukup signifikan. Sampai saat ini pengelolaan sampah hanya berkutat dalam masalah pengangkutan dan pembuangan atau terkesan hanya memindahkan sampah dari lingkungan masyarakat ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Sampah. Beberapa dampak yang diakibatkan pengelolaan sampah yang kurang baik yaitu munculnya penyakit (diare, kolera, tifus, dll), banjir yang disebabkan pendangkalan sungai/saluran akibat sampah dan kualitas lingkungan buruk. Terbitnya Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Persampahan dan Peraturan

Ditulis tanggal : 20 - 10 - 2016 | 00:00:00

Selasa (11/10), Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan lokakarya dokumen SSK pemutakhiran dan Implementasi PPSP Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2016, di Hotel Grand Egde, Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti PERPRES No. 185 Tahun 2014 tentang penyediaan air minum dan sanitasi serta pencapaian target Nasional Universal Akses 2019. Adapun tujuan lokakarya untuk validasi dan sinkronisasi dokumen SSK Kabupaten/Kota dengan Provinsi serta membantu pokja AMPL/Sanitasi dalam menyusun dokumen SSK yang

Ditulis tanggal : 23 - 09 - 2016 | 00:00:00

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Denmark berkaitan dengan pengelolaan sampah dan limbah di Jawa Tengah. Kerja sama dalam bentuk Environment Support Programme Phase 3 (ESP3) dan berakhir pada tahun 2018.  Pilot project pengolahan sampah dan limbah industri menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) dilaksanakan di lima (5) Kota atau Kabupaten di Jawa Tengah. Kelima pilot project tersebut, yaitu pembangkit listrik berdaya 1.2 MW yang nantinya akan disambungkan ke jaringan PLN di TPA Jatibarang Kota